Cara Mengobati Penyakit Kanker

Cara Menyembuhkan Penyakit Kanker

Tips dan informasi mengenai cara mengobati sekaligus menyembuhkan penyakit kanker dengan pengobatan obat herbal xamthone plus yang sudah terbukti ampuh dapat menyembuhkan kanker dengan aman tanpa efek samping.

Pengertian Penyakit Kanker

Kanker adalah suatu penyakit yang ditimbulkan oleh sel tunggal yang tumbuh tidak normal dan tidak terkendali sehingga dapat menjadi tumor ganas yang dapat menghancurkan dan merusak sel atau jaringan sehat. Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang sehingga ada baiknya kita mencegah kanker daripada mengobatinya.

Penyebab Kanker :

Bahan Kimia, kini banyak Produsen bahan kimia dil seluruh dunia yang memproduksi obat, plastik, pupuk dan lain-lain. Bahan kimia ini merupakan salah satu penyebab terbesar kanker.
Keturunan, bila salah satu keluarga adan pernah mengidap kanker, kemungkinan besar keturunannya akan mendapatkan sel kanker tersebut. Namun jika pola hidup sehat yang dijalaninya, sel kanker tersebut tidak akan menyebar dan dirinya dapat terhindar dari penyakit itu.

Infeksi virus dan bakteri, pada tahun1910, ditemukan virus yang menyebabkan kanker pada ayam, virus pertama yang ditemukan penyebab kanker pada manusia dikenal dengan sebutan HTVL1.
Radiasi Ultraviolet, Sinar matahari dapat pula sebagai penyebab kanker kulit. Hal ini juga dapat diperoleh dari lampu UV yang digunakan untuk mencoklatkan tubuh manusia, Pigmen kulit melindungi kulit manusia dari sinar matahari, maka dari itu orang kulit putih yang tinggal di daerah sinar matahari seperti Australia, Afrika Selatan, banyak yang terkena kanker kulit.
Kurang Tidur
Alkohol (bisa mengidap kanker payudara)

Terlalu banyak minum kopi, coklat dan teh yang memiliki kandungan kafein tinggi. Minuman berkadar kafein tinggi tersebut dapat diganti dengan minum teh hijau yang memerangi kanker atau minum air putih / air mineral saja.
Yang manis-manis seperti gula dan pemanis buatan disukai oleh kanker serta dapat merusak kesehatan bila dikonsumsi tidak sesuai dengan batasan. Sebaiknya dalam kehidupan sehari-hari tidak usah banyak konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula. Gula dapat diganti dengan madu murni atau molases.
Hati-hati dengan minum susu hewani yang dapat menghasilkan zat mukus yang sangat disenangi kanker sehingga alangkah baik mengganti konsumsi susu hewan dengan susu nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti susu kedelai. Walaupun rasanya mungkin bagi anda tidak enak, namun susu kedele tersebut sangat kaya akan gizi nutrisi bagi tubuh kita.

Cara Mencegah Penyakit Kanker :

Mengurangi paparan terhadap bahan karsinogen, misalnya tidak merokok, menghindari makanan yang tinggi lemak, menambah makanan yang tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan.
Batasi pemakaian gula dan garam pada makanan dan minuman kita.
Konsumsilah zat yang mampu mencegah atau melawan kanker yang baik untuk tubuh kita seperti vitamin A,

  • Vitamin C, teh hijau.
  • Olahraga yang teratur.
  • Lindungi diri dari sinar matahari
  • Mengelola stress.
  • Tetap aktif dan bergembira.
  • Terapi doa(tetap mendekatkan diri pada Tuhan)

Cara Mengobati atau Menyembuhkan Penyakit Kanker :

XamthoneplusKita ketahui bahawa untuk menyembuhkan sakit Kanker sangatlah susah, tapi jangan berputus asa karena kami akan memberikan solusinya.

XAMthone Plus adalah solusi bagi semua kaum penderita sakit Kanker, dengan cara meminum 3 kali sehari, 60ml setiap minum sebelum makan,maka tidak diragukan lagi sakit diabetes akan berkurang bahkan sembuh selama 1 bulan saja.

 

Klik Di Bawah Untuk Cara Pemesanan

Cara Pemesanan

 

Sering Makan Permen Karet Bisa Picu Kanker Usus Besar?

DokterSehat.Com– Meski tidak mengenyangkan, banyak orang yang suka mengunyah permen karet karena dianggap bisa membantu mengatasi stres, meningkatkan konsentrasi, serta mengatasi masalah bau mulut. Hanya saja, belakangan ada informasi yang menyebut hobi mengunyah permen karet bisa memicu datangnya kanker usus besar. Apakah informasi ini sesuai dengan fakta medis?

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Sydney, Australia dan dipimpin oleh Wojciech Chrzanowski, disebutkan bahwa kebiasaan mengunyah permen karet memang terkait dengan risiko terkena kanker usus usus besar. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan pemutih di dalam permen karet bernama titanium dioxide nanparticles atau yang disebut sebagai E171.

Kandungan ini juga bisa ditemukan di mayones dan beberapa jenis obat-obatan. Jika dikonsumsi dengan berlebihan, kandungan E171 ini bisa memicu peradangan pada usus yang akhirnya berimbas pada kanker kolorektal. Hal ini diungkap dari penelitian yang melibatkan tikus percobaan ini.

Masalahnya adalah banyak orang yang terbiasa mengunyah permen karet setiap hari karena sudah terlanjur menyukainya. Hal ini berarti, mereka juga akan lebih rentan mengalami kanker usus besar.

“Komposisi makanan bisa memberikan dampak bagi kondisi kesehatan tubuh. Hanya saja, jika kita mengonsumsi kandungan aditif seperti E171, dampaknya bisa mempengaruhi mikrobiota usus yang akhirnya berimbas pada munculnya peradangan dan kanker usus besar,” tulis penelitian yang kemudian dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Frontiers of Nutrition ini.

Selain terkait dengan risiko terkena kanker usus besar, pakar kesehatan menyebut kebiasaan sering mengonsumsi permen karet bisa meningkatkan risiko terkena berbagai kondisi lainnya.

Berikut adalah risiko-risiko kesehatan tersebut.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Department of Exercise and Nutrition Sciences, Amerika Serikat, dihasilkan fakta bahwa kebiasaan mengonsumsi permen karet bisa membuat kita menahan keinginan untuk ngemil, namun hal ini juga berimbas pada menurunnya keinginan untuk mengonsumsi makanan bergizi dan justru meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan cepat saji.

Hal ini disebabkan oleh bahan perasa di dalam permen karet bisa membuat kita kurang menikmati makanan sehat seperti buah dan sayuran. Kita pun ingin mengonsumsi makanan yang memiliki rasa gurih yang kuat layaknya makanan cepat saji.

Jika kita terbiasa mengunyah permen karet di satu bagian mulut saja, maka otot rahang bisa menjadi tidak seimbang. Jika kita terbiasa mengunyah permen karet setiap hari hingga bertahun-tahun lamanya, risiko terkena gangguan sendi rahang dengan gejala seperti nyeri, sakit gigi, sakit telinga dan sakit kepala akan meningkat.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul British Medical Journal, dihasilkan fakta bahwa sering mengunyah permen karet bisa meningkatkan risiko terkena diare. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan pemanis buatan sorbitol dalam jumlah yang tinggi. Kandungan ini bisa memicu diare.

Terlalu sering mengonsumsi permen karet juga bisa menyebabkan kenaikan asam lambung dan perut kembung. Hal ini disebabkan oleh banyaknya udara yang masuk ke dalam mulut tanpa kita sadari saat kita mengunyah permen karet.

Selain itu, mengunyah permen karet bisa membuat tubuh salah sangka menganggap tubuh akan diisi makanan sehingga memproduksi asam lambung dan enzim pencernaan lainnya dalam jumlah banyak. Padahal, tidak ada makanan yang masuk sehingga hanya akan menyebabkan kenaikan asam lambung.

View the original article here