Alasan Obat Antidepresan Tidak Ampuh untuk Beberapa Orang

Tidak seperti obat-obatan antibiotik yang ampuh membunuh bakteri penyebab penyakit, obat antidepresan bekerja dengan cara yang berbeda. Bahkan, tidak semua jenis obat antidepresan ampuh mengatasi depresi pada sebagian orang karena ada faktor tertentu yang memengaruhi kinerjanya.

Inilah sebabnya obat antidepresan tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan. Alih-alih mengatasi depresi, obat-obatan ini bisa saja tidak sesuai dengan kondisi Anda sehingga menimbulkan masalah kesehatan yang lebih buruk.

obat amfetamin adalah

Depresi terjadi karena banyak faktor, tapi para ahli sepakat bahwa pemicu utamanya adalah jumlah serotonin yang terlalu rendah.

Serotonin adalah senyawa pada sistem saraf yang menimbulkan rasa bahagia dan membantu Anda mengatasi rasa nyeri.

Obat antidepresan bekerja dengan meningkatkan produksi serotonin agar jumlahnya kembali normal.

Namun, ternyata obat antidepresan tidak selamanya manjur mengatasi depresi. Sebanyak 1 dari 3 penderita depresi bahkan tidak mengalami perkembangan sama sekali.

Inilah yang kemudian dipelajari oleh para peneliti di Salk Institute for Biological Studies dan Mayo Clinic di Amerika.

Mereka membandingkan struktur sel tubuh penderita depresi dari dua kelompok, yakni mereka yang merespons pengobatan dan yang tidak.

Hasilnya, pasien yang tidak mengalami perkembangan setelah mengonsumsi obat antidepresan ternyata memiliki perbedaan pada struktur sel tubuh mereka.

Sel-sel ini memiliki lebih banyak reseptor (penerima) serotonin sehingga bereaksi berlebihan terhadap sinyal kimiawi dari hormon tersebut.

Selain itu, mereka juga memiliki bentuk sel saraf yang lebih panjang. Hal ini diduga karena jumlah gen PCDHA6 dan PCDHA8 pada sel saraf mereka lebih sedikit dari seharusnya.

Bentuk sel saraf seperti ini mengakibatkan terganggunya fungsi serotonin pada beberapa sirkuit di otak.

Obat antidepresan memang dapat meningkatkan produksi serotonin. Namun, struktur sel tubuh dan bentuk sel saraf yang berbeda inilah yang menghambat hormon ini bekerja dengan efektif.

Inilah sebabnya obat antidepresan tidak selalu ampuh mengatasi depresi dan gejalanya.

sindrom tourette

Ketika mendapati bahwa obat antidepresan tidak ampuh untuk Anda, jangan panik.

Sebab, obat antidepresan bukanlah satu-satunya pilihan pengobatan untuk mengatasi depresi. Jika obat-obatan ini memang tidak bekerja pada tubuh Anda, cobalah mempertimbangkan hal berikut:

Gangguan bipolar dan gangguan kecemasan dapat menunjukkan gejala menyerupai depresi, tapi keduanya perlu ditangani dengan cara berbeda.

Cobalah berkonsultasi dengan dokter yang berbeda untuk memastikan diagnosis Anda sebelum mulai mengonsumsi obat antidepresan.

Apabila obat antidepresan tidak ampuh mengatasi depresi, Anda dapat memulai dengan mengatasi gejalanya.

Misalnya dengan menjalani terapi bersama terapis profesional seperti psikolog. Mereka akan membantu Anda mengatasi gejala berupa insomnia, gangguan makan, dan sebagainya.

Psikoterapi memang membutuhkan waktu lama, tapi cara ini cukup efektif untuk mengatasi gejala depresi jika dilakukan dengan tepat.

Siapa yang tahu, psikoterapi mungkin lebih cocok dengan Anda ketimbang obat antidepresan?

Psikiater sekalipun tidak dapat meresepkan obat antidepresan kepada semua pasiennya yang mengalami depresi. Pemberian obat ini harus didasarkan pada diagnosis yang tepat serta riwayat kesehatan pasien.

Jika Anda merasa bahwa obat antidepresan yang diminum tidak ampuh, jangan ragu untuk menyampaikannya kepada dokter.

Ini adalah langkah tepat untuk menemukan solusi dari gangguan psikologis yang Anda alami.

Baca Juga:

Sumber

Why do antidepressants fail for some? https://www.medicalnewstoday.com/articles/324809.php Diakses pada 14 Mei 2019.

Antidepressants. https://www.nhs.uk/conditions/antidepressants/ Diakses pada 14 Mei 2019.

What causes depression? https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/what-causes-depression Diakses pada 14 Mei 2019.

If You’re Taking Antidepressant Meds and They Aren’t Working, Here’s What You Should Know. https://www.rd.com/health/conditions/why-antidepressants-isnt-working/ Diakses pada 14 Mei 2019.

Vadodaria, K., Ji, Y., Skime, M., Paquola, A., Nelson, T., Hall-Flavin, D., Heard, K., Fredlender, C., Deng, Y., Elkins, J., Dani, K., Le, A., Marchetto, M., Weinshilboum, R. and Gage, F. (2019). Altered serotonergic circuitry in SSRI-resistant major depressive disorder patient-derived neurons. Molecular Psychiatry.

Penn, E. and Tracy, D. (2012). The drugs don’t work? antidepressants and the current and future pharmacological management of depression. Therapeutic Advances in Psychopharmacology, 2(5), pp.179-188.

View the original article here

Posted in artikel and tagged , , , , , , .

Tinggalkan Komentar Anda